| BKLDK, Tolak RUU Intelijen |
Yogyakarta – Aksi Simpatik Tolak Rancangan
Undang-Undang (RUU) Intelijen dilaksanakan di depan kantor DPRD Yogyakarta oleh
BKLDK (Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus) Yogyakarta sore tadi. Aksi ini
dilakukan secara serentak di seluruh kota besar di Indonesia. Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di
Yogyakarta yang mengikuti aksi ini diantaranya UGM, STEI HAMFARA, UIN Sunan
Kalijaga, UNY, UMY, UII dll. melakukan longmarch dari Kantor DPRD Yogyakarta
sampai Titik Nol Yogyakarta. BKLDK kritis terhadap apa yang akan diputuskan
pemerintah dalam hal ini adalah DPR karena jika RUU Intelijen ini disahkan
menjadi UU Intelijen maka peristiwa yang telah terjadi pada masa Orde Baru akan
terulang kembali. Hak-hak rakyat akan dirampas serta tidak boleh kritis
terhadap kebijakan kotor pemerintah. Rakyat seakan dibungkam suaranya, inilah
pembangkangan terbesar dalam sejarah pemerintahan SBY terhadap rakyat yang dipimpinnya. ”Pengertian
intelijen? Ancaman Nasional serta keamanan nasional? Definisinya semua tidak
jelas, sangat multitafsir dan kabur” kata salah satu orator dari STEI HAMFARA. Longmarch
diakhiri di Titik Nol Yogyakarta dengan membacakan orasi serta sikap dari BKLDK
terhadap peristiwa ini. Pada orasi berikutnya yang diwakili oleh mahasiswa UII
mengatakan ini adalah penindasan terhadap umat Islam, semua akan dikekang
haknya untuk itu mari kita tolak RUU Intelijen.”
