23/09/11

Tolak RUU Intelijen


BKLDK, Tolak RUU Intelijen 

Yogyakarta – Aksi Simpatik Tolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Intelijen dilaksanakan di depan kantor DPRD Yogyakarta oleh BKLDK (Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus) Yogyakarta sore tadi. Aksi ini dilakukan secara serentak di seluruh kota besar di Indonesia.  Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta yang mengikuti aksi ini diantaranya UGM, STEI HAMFARA, UIN Sunan Kalijaga, UNY, UMY, UII dll. melakukan longmarch dari Kantor DPRD Yogyakarta sampai Titik Nol Yogyakarta. BKLDK kritis terhadap apa yang akan diputuskan pemerintah dalam hal ini adalah DPR karena jika RUU Intelijen ini disahkan menjadi UU Intelijen maka peristiwa yang telah terjadi pada masa Orde Baru akan terulang kembali. Hak-hak rakyat akan dirampas serta tidak boleh kritis terhadap kebijakan kotor pemerintah. Rakyat seakan dibungkam suaranya, inilah pembangkangan terbesar dalam sejarah pemerintahan SBY  terhadap rakyat yang dipimpinnya. ”Pengertian intelijen? Ancaman Nasional serta keamanan nasional? Definisinya semua tidak jelas, sangat multitafsir dan kabur” kata salah satu orator dari STEI HAMFARA. Longmarch diakhiri di Titik Nol Yogyakarta dengan membacakan orasi serta sikap dari BKLDK terhadap peristiwa ini. Pada orasi berikutnya yang diwakili oleh mahasiswa UII mengatakan ini adalah penindasan terhadap umat Islam, semua akan dikekang haknya untuk itu mari kita tolak RUU Intelijen.”